LIPI dan 6 Universitas Kawal Rehabilitasi dan Pengelolaan Terumbu Karang


Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bersama dengan 6 universitas di Indonesia baru saja menandatangani nota kesepakatan Coral Reef Rehabilitation and Management Program (COREMAP) – Coral Triangle Initiative (CTI) 2019. Enam universitas tersebut adalah Universitas Sam Ratulangi, Universitas Hasanudin, Universitas Dipenogoro, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Universitas Mataram, dan Universitas Bung Hatta. Penandatanganan dilakukan pada  acara Workshop Sinkronikasi kegiatan Reef Health Monitoring (RHM) di  Pusat Penelitian Oseanografi – LIPI, Jakarta (11/3) kemarin. Dokumen kerja sama Program Rehabilitasi dan Pengelolaan Terumbu Karang - Inisiatif Segitiga Karang tersebut juga ditandatangani oleh koordinator RHM Raja Ampat, Selayar dan Pangkep, Sikka dan Lampung, Natuna dan Lingga, Lombok Barat, dan Mentawai.

Executive Secretary COREMAP, Deny Sutisna, S.Sos, M.Fin mengatakan, ini adalah program nasional untuk upaya   rehablitasi,   konservasi   dan   pengelolaan ekosistem terumbu karang dan ekosistem terkait secara bekelanjutan. “Program COREMAP dirancang dalam  tiga  fase  seri  waktu  terdiri dari COREMAP  Fase  I Inisiasi tahun 1998-2004, COREMAP Fase II Akselerasi tahun 2005-2011 dan COREMAP Fase III Institutional Strengthening tahun 2014-2022,” terangnya.    

Sebagai informasi, Program Rehabilitasi dan Pengelolaan Terumbu Karang - Inisiatif Segitiga Karang ini termasuk dalam tahap ketiga. Program ini bertujuan  melembagakan pendekatan yang telah dibentuk pada fase sebelumnya agar dampak kegiatan berlangsung secara berkelanjutan dalam jangka panjang. COREMAP fase ini merupakan kegiatan kolaborasi  antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebagai Executing Agency dan LIPI sebagai National Project Implementation Unit). 

Menurut Kepala Pusat Penelitian Oseanografi LIPI, Dr. Dirhamsyah, MA, kegiatan monitoring dan riset dari COREMAP CTI LIPI merupakan wahana untuk menggali informasi tentang kondisi Ekosistem pesisir. “Kegiatan monitoring dan riset ini adalah kegiatan utama dalam penguatan kelembagaan pemantauan ekosistem pesisir. Informasi yang dihasilkan dari kegiatan monitoring dilakukan dengan metode ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan,” jelas Dirhamsyah. 

Lebih lanjut Dirhamsyah menerangkan, Program COREMAP-CTI LIPI mempersiapkan kelembagaan daerah agar mampu merehablitasi dan mengelola terumbu karangnya secara mandiri, termasuk kegiatan monitoring kesehatan terumbu karang dan ekosistem terkait lainnya. “Puslit Oseanografi LIPI telah membangun simpul COREMAP CTI LIPI di beberapa daerah melalui Universitas yang ada dengan harapan adanya keberlanjutan pelaksanaan monitoring setelah kegiatan fase III ini selesai,” tuturnya. 

Dirhamsyah juga menyebutkan, evaluasi penyelenggaraan dan sinkronisasi kegiatan antara Pusat Penelitian Oseanografi dan Universitas dalam program COREMAP CTI LIPI ini perlu dilakukan. Hal tersebut, menurutnya, untuk mencapai penguatan kelembagaan yang terintegrasi dalam pengelolaan secara berkelanjutan.(mfn/ed:drs)
 

e - Jurnal
Sistem Informasi
Repository Publikasi Terbitan P2O - LIPI
Kolom Dr. Anugerah Nontji

Pusat Penelitian Oseanografi - LIPI

Jl. Pasir Putih I, Ancol Timur, Jakarta 14430
Telp. 021 - 64713850
Fax. 021 - 64711948
E-mail kontak: humas.oseanografi@mail.lipi.go.id

Copyright@2017 Pusat Penelitian Oseanografi LIPI