Perkuat Sumber Daya Manusia Bidang Kelautan, LIPI Resmikan Tempat Uji Kompetensi di Empat Lokasi


Semarang, 15 Oktober 2018.  Luasnya wilayah perairan Indonesia menuntut sinergi kuat antarlembaga terkait. Dalam kerangka program Coral Reef Rehabilitation and Management Program- Coral Triangle Initiative (COREMAP-CTI), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melalui Pusat Penelitian Oseanografi bekerjasama dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk melakukan monitoring terhadap ekosistem terumbu karang termasuk mempersiapkan sumberdaya manusia dari perguruan tinggi agar kompeten sebagai penilai kondisi ekosistem terumbu karang. LIPI telah menetapkan empat tempat uji kompetensi (TUK) untuk melaksanakan uji kompetensi sertifikasi profesi penilai ekosistem terumbu karang. Penyerahan surat keputusan beserta peralatan pendukung akan dilakukan di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah pada Senin, 15 Oktober 2018.

Penyiapan sumberdaya manusia yang kompeten merupakan krusial agar lulusan perguruan tinggi mampu dalam memperebutkan kesempatan kerja. Hal ini menuntut Indonesia harus mempersiapkan sumberdaya manusia berkualitas.
Kemunculan teknologi baru menjadikan perubahan dan persaingan ketat di berbagai sektor, termasuk sektor kelautan. “Mahasiswa diharapkan tidak hanya memegang ijazah saja, tapi juga sertifikasi profesi. Hal ini agar mereka bisa bersaing di dunia kerja yang makin kompetitif,” ujar Kepala Pusat Penelitian Oseanografi LIPI, Dirhamsyah.

Dirinya menjelaskan, LIPI teah membentuk Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang telah terlisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) pada tahun 2017. “Saat ini terdapat lima skema sertifikasi yang dimiliki dengan ruang lingkup mensertifikasi sumberdaya manusia sebagai penilai kondisi ekosistem terumbu karang,” paparnya.

Di tahun 2018, LIPI telah menetapkan tiga perguruan tinggi sebagai tempat uji kompetensi (TUK), yakni Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Diponegoro Semarang, FPIK Universitas Sam Ratulangi Manado, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Maritim Raja Ali Haji Bintan, serta satu unit kerja LIPI yakni Loka Pengembangan Kompetensi Sumberdaya Manusia Oseanografi (LPKSDMO) LIPI di Pulau Pari Jakarta. “Sertifikasi kompetensi dapat diikuti mahasiswa, lulusan maupun dosen dari perguruan tinggi masing-masing,” jelasnya. Menurut Dekan FPIK Universitas Diponegoro, Agus Sabdono, “kompetensi adalah keniscayaan, jika kita tidak memiliki kompetensi tertentu, dia akan bisa terlindas oleh dunia persaingan yang ada sekarang ini”

Adanya tempat uji kompetensi yang tersebar memungkinkan masyarakat yang membutuhkan dapat lebih mudah memenuhi persayarat sertifikasi profesi sebagai penilai ekosistem terumbu karang. “Hadirnya tempat uji komptensi ini juga dapat menampung wilayah-wilayah terdekat di sekitarnya agar biaya sertifikasi semakin murah dan setiap orang berkesempatan mendapatkan sertifikat kompetensi, dan kedepannya diharapkan TUK yang ditunjuk akan mampu mengelola kegiatan secara mandiri supaya ada keberlanjutan setelah project selesai ” pungkas Dirhamsyah.

 

e - Jurnal
Sistem Informasi
Repository Publikasi Terbitan P2O - LIPI
Kolom Dr. Anugerah Nontji

Pusat Penelitian Oseanografi - LIPI

Jl. Pasir Putih I, Ancol Timur, Jakarta 14430
Telp. 021 - 64713850
Fax. 021 - 64711948
E-mail kontak: humas.oseanografi@mail.lipi.go.id

Copyright@2017 Pusat Penelitian Oseanografi LIPI