Puslit Oseanografi LIPI Gelar Lokakarya Konsorsium Riset Samudera


Pusat Penelitian Oseanografi menggelar Lokakarya  Konsorsium Riset Samudera 26 – 28 Maret 2018. Konsorsium adalah forum bersama berfungsi  menyinergikan dan memformulasikan tema tema riset samudera yang bersifat multi dimensi . Didukung oleh infrastruktur riset melalui kemitraan antar  lembaga anggota. Sesuai dengan tugas pokok , kepakaran , dan kapasitas masing masing.

Keberadaan Konsorsium  Riset Samudera (KRS) diharapkan jadi bagian dari jawaban atas berbagai tantangan dan masalah yang dihadapi oleh perairan laut lepas (samudera) di berbagai tantangan. Serta memicu peran serta negara dalam dinamika riset- riset samudera  berskala global. Antara lain oseanografi dan perubahan iklim, keanekaragaman hayati, kesehatan laut dan polusi, serta geologi dan teknologi observasi lepas pantai.

Untuk menjawab tantangan kebutuhan mengembangkan kapasitas riset ilmu kelautan, pemerintah Indonesia melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) III ( 2015-2019) mengamanatkan perlunya “ Mewujudkan sumberdaya manusia (SDM) dan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK)  kelautan yang berkualitas dan meningkatnya wawasan dan budaya bahari, difokuskan pada peningkatan kapasitas sumberdaya manusia perikanan dan kelautan,  dan peningkatan IPTEK kelautan dan diseminasi teknologi “

Terkait amanat tersebut, beberapa lembaga negara di Indonesia menyusun strategi riset yang sejalan dengan RPJMN III. Serta melakukan kegiatan riset kelautan. Riset yang mendukung upaya internasional sesuai yang tertuang dalam Sustainable Development Goals 14, yaitu “conserve and sustainably use the oceans, seas anda marine resources for sustainable development”

Untuk menyinergikan riset riset di kawasan perairan samudera (laut lepas), tanggal 26 September 2017 telah dilakukan Deklarasi Pembentukan Kosnsorsium Riset Samudera oleh lembaga yang melakukan riset kelautan yaitu Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Badan Pengkajian  dan Penerapan Teknologi ( BPPT), Badan Meteorologi  Klimatologi dan Geofisika ( BMKG), Kementerian Kelautan dan Perikanan ( KKP), Kementerian Energi dan Sumber Daya Manusia (Kementrian ESDM), Pusat Hidro Oseanografi – Angkatan Laut  (PUSHIDROS -  AL), Badan Informasi Geospasial (BIG), Kementerian Riset dan Teknologi-Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) dan instansi lainnya.

Digelarnya Lokakarya sebagai  langkah lanjut (follow up) dari Deklarasi yang telah dicanangkan sebelumnya. Tujuan nya yaitu  pertama merumuskan konsep organisasi dan tata kelola KRS. Kedua untuk merumuskan arah, strategi pengelolaan infrastruktur riset samudera. Ketiga merumuskan konsep integrase pengelolaan data yang ada di Kementerian/Lembaga.

Luaran yang diharapkan yaitu  terbitnya dokumen berisi rumusan konsep organisasi dan tata  kelola KRS. Arah, strategi dan program riset KRS dan rencana pengembangan pengembangan SDM nya. Arah dan strategi pengelolaan infrastruktur riset samudera. Dan adanya konsep integrasi pangkalan data yang ada di Kementerian/Lembaga.

Agenda utama Lokakarya yaitu pembahasan tata kelola KRS, perumusan arah,strategi dan program riset, pengelolaan insfrastruktur riset dan konsep pengelolaan data hasil riset.  (Meifina, Pranata Humas Muda)

 


Pusat Penelitian Oseanografi - LIPI

Jl. Pasir Putih I, Ancol Timur, Jakarta 14430
Telp. 021 - 64713850
Fax. 021 - 64711948
E-mail kontak: humas.oseanografi@mail.lipi.go.id

Copyright@2017 Pusat Penelitian Oseanografi LIPI