Tim PUI Puslit Oseanografi LIPI, Kunjungi PT. Sanbe, PT. Biofarma Dan Bumi Herbal Dago


Pada 6 – 8 Desember 2017 Tim Pusat Unggulan Iptek (PUI) Pusat Penelitian Osanografi LIPI berkunjung ke PT Sanbe Farma dan PT Bio Farma dan Bumi Herbal Dago. Kunjungan ke industry dimaksudkan untuk mengetahui permasalahan yang sedang dihadapi terutama yang berkaitan dengan riset bidang kesehatan. Diharapkan dari kunjungan ini akan mendapat masukan2masukan riset-riset yang dibutuhkan oleh Industri.

Hari pertama kunjungan 6 Desember 2017  ke Unit III PT Sanbe Farma.  PT Sanbe Farma  merupakan group perusahaan farmasi yang melaksanakan pengembangan formulasi, produksi, dan penjualan produk obat. Sanbe Farma menggunakan teknologi terbaru untuk produksi dan pengemasan sediaan steril.

Seluruh kegiatan operasional Sanbe Farma dilaksanakan  tiga unit pabrik. Unit I memproduksi sediaan padat, semipadat, dan cair (non-antibiotik). Unit II memproduksi sediaan β-laktam (derivat penisilin) dan sefalosporin, sedangkan Unit III memproduksi sediaan steril yaitu infus, injeksi, tetes  mata, salep mata, dry injection, dan hemodialisa serta produksi fat. Produk digunakan untuk mencukupi kebutuhan pasar dalam negeri dan ekspor.
Dari kunjungan ke Sanbe, diharapkan akan mendapat masukan kebutuhan riset terutama untuk bidang aseptic dan formulasi sediaan aseptic.

Pada hari kedua ,7 Desember 2017 Tim PUI berkunjung ke PT.Bio Farma di Jalan Pasteur. PT. Bio Farma adalah  perusahaan milik negara yang  memproduksi vaksin dan sera. Bio Farma didirikan  Pemerintah Belanda   6 Agustus 1890 di Jakarta dengan nama PARC VACCINOGEN.

Produk Bio Farma terdiri dari; vaksin BCG, vaksin DTP-HB, vaksin DT, vaksin Td, vaksin Hepatitis B, vaksin Polio, vaksin Campak, vaksin Influenza, serum anti bisa ular, serum anti difteri, serum anti tetanus. Sebagai perusahaan milik Negara, Bio Farma mendedikasikan diri untuk pemenuhan kebutuhan vaksin Dalam Negeri. sisa kapasitas yang tidak terserap oleh kebutuhan dalam Negeri, Bio Farma mengekspor produk-produknya ke 117 negara.

Menurut Ibu Neny Nuraini,Project Integrated Manager, Bio farma saat ini membutuhkan riset monoclonal antibody, dimana dibutuhkan senyawa-senyawa aktif antikanker.

Hari ketiga, 8 Desember 2017,  Tim PUI berkunjung ke Bumi Herbal Dago di Jl. Cimenyan, Cimenyan, Bandung, Jawa Barat 40197. Bumi Herbal Dago milik PT. Ilthabi Sentra Herbal, berada di ketinggian 1200m-1350m diatas permukaan laut.  Bumi Herbal  kebun yang ideal bagi tumbuhnya  tanaman dalam negeri, dan tanaman introduksi dari mancanegara. Karena konsep pengelolaan berorientasi pada penghijauan alam sekitar.Keberadaan Bumi Herbal dapat berkontribusi terhadap kelestarian Kawasan Bandung Utara yang merupakan daerah resapan air terpenting di kota Bandung,

Bumi Herbal dilengkapi green house. Semua tanaman introduksi di semai di green house.  Tanaman dalam negeri yang rentan terhadap iklim & keadaan tanah di dataran tinggi. Diamati pertumbuhannya juga di green house.Tanaman yang berpotensi untuk diolah menjadi produk jadi.  Akan melalui serangkaian uji coba di laboratorium mini yang terdapat di Bumi Herbal. Output yang dihasilkan dari laboratorium mini antara lain adalah teh herbal, pangan fungsional atau minyak atsiri.

(Meifina,Pranata Humas Muda)

 

e - Jurnal
Sistem Informasi
Repository Publikasi Terbitan P2O - LIPI
Kolom Dr. Anugerah Nontji

Pusat Penelitian Oseanografi - LIPI

Jl. Pasir Putih I, Ancol Timur, Jakarta 14430
Telp. 021 - 64713850
Fax. 021 - 64711948
E-mail kontak: humas.oseanografi@mail.lipi.go.id

Copyright@2017 Pusat Penelitian Oseanografi LIPI